Sementara itu, Pak Haji mengaku sudah hampir dua tahun menjadi pengedar. Dia terjun ke dunia gelap itu karena diajak keponakannya. ”Saya sempat berhenti menjual sabu. Tetapi karena terpojok keadaan ekonomi makanya saya jual lagi. Mobil saya juga masih digadai,” aku pria asal Desa Paok Pampang, Kecamatan Sukamulia, ini.
Pak Haji mengaku dirinya salah. Tidak ada lagi jalan lain. ”Karena kepepet saja makanya saya terjun ke dunia seperti ini lagi (peredaran narkoba, Red),” tuturnya. (arl/r1)
Sumber: www.jawapos.com
