iklan Marvin Hagler merayakan kemenangan setelah mengalahkan Roberto Duran untuk gelar WBA, WBC dan IBF Kelas Menengah pada 10 November 1983 di Caesars Palace di Las Vegas, Nevada.
Marvin Hagler merayakan kemenangan setelah mengalahkan Roberto Duran untuk gelar WBA, WBC dan IBF Kelas Menengah pada 10 November 1983 di Caesars Palace di Las Vegas, Nevada. ((Getty Images))

Dokter tepi ring memeriksa Hagler di ronde ketiga dan pertarungan berlanjut. Hagler menghujamkan Hearns pukulan keras dan menjatuhknnya ke kanvas.

Beberapa saat kemudian Hearns bangkit hanya untuk jatuh ke pelukan wasit Richard Steele.

Hagler memenangkan gelar kelas menengah versi Dewan Tinju Dunia dan Asosiasi Tinju Dunia pada tahun 1980, menghentikan Alan Minter dari Inggris pada putaran ketiga di Wembley Arena London, dan menambahkan gelar perdana Federasi Tinju Internasional pada tahun 1983.

Hagler mempertahankan mahkota sejatinya sebanyak 12 kali, termasuk kemenangan mutlak 15 ronde atas Roberto Duran dari Panama pada 1983 dan kemenangan terakhirnya, KO pada ronde ke-11 atas John Mugabi dari Uganda yang tidak terkalahkan pada 1986.

“Marvin Hagler yang luar biasa termasuk di antara atlet terhebat yang pernah dipromosikan Top Rank,” kata promotor AS legendaris Bob Arum. “Dia adalah pria terhormat dan pria yang setia, dan dia tampil di atas ring dengan tekad yang tak tertandingi.

Setelah mundur dari ring tinju, Hagler sempat berkarir sebagai komentator tinju. Dia masuk dalam Hall of Fame Tinju Internasional pada tahun 1993. (afp/fin) 


Sumber: www.fin.co.id

Berita Terkait



add images