“Kalau ada jamaah tak pakai masker suruh pakai masker, baru boleh masuk. Kemudian cuci tangan di setiap pintu ada disinfektan, atau sabun,” jelasnya.
Selain itu, di setiap pintu masuk bisa ditaruh pengurus masjid untuk mengawasi. “Jadi di semua pintu-pintu ada pengurus jaga. Ukur suhu,” paparnya.
Protokol kesehatan sebenarnya tak terlalu rumit untuk diterapkan dan dilaksanakan. “Protokol kesehatan sederhana. Tidak ada yang rumit-rumit amat,” tandasnya.
Selain itu, JK juga menganjurkan, agar pelaksanaan ibadah Ramadhan dapat berjalan aman dan lancar. Maka, para pengurus masjid harus mulai melakukan pembersihan seluruh areal masjid dengan disinfektan.
“Sudah jelas, tempat-tempat umum dan mall-mall itu dapat dibuka dengan syarat laksanakan protokol kesehatan yang ketat. Nah, kalau masjid baiknya jika tidak bisa dengan semprotan, maka perlu dengan pembersih lantai,” tutupnya. (rh/fin)
Sumber: www.fin.co.id
