JAMBIUPDATE.CO, JAMBI –Wali Kota Jambi Syarif Fasha meninjau pelaksanaan gerakan 1 juta vaksin di sejumlah titik di Kota Jambi, Sabtu (26/7) lalu. Tinjauan yang dilakukan Wali Kota dua periode tersebut untuk memastikan vaksinasi berjalan lancar dan prtokol kesehatan tetap berjalan.
Ada 18 titik lokasi vaksinasi tersebar di Kota Jambi serentak mendukung gerakan 1 juta vaksinasi di Indonesia. Ini merupakan program Presiden RI yang dilakukan dari seluruh Puskesmas yang bekerja sama dengan Kecamatan, Kelurahan, pelaku-pelaku usaha, komunitas-komunitas yang terkait dengan pelayanan publik.
Pada kesempatan tersebut , Wali Kota Jamb Sy Fasha mengingatkan kepada masyarakat Kota Jambi, apabila masih ada orang tua usia di atas 60 belum divaksin untuk segera divaksin dan dibawa ke Puskesmas terdekat. Juga masyarakat yang usianya 50 sampai 59 segera dilaporkan ke Puskesmas dan langsung divaksin.
“Mumpung masih gratis, kita tidak tahu di bulan depan sudah lakukan vaksinasi gotong royong atau vaksin mandiri yang sudah tidak ada lagi gratis, jadi mumpung gratis ayo kita vaksinasi semua,” katanya.
Pada tinjauannya dibeberapa lokasi vaksinasi, Fasha sempat menegur lurahnya saat meninjau vaksinasi di salah satu hotel bilangan Kenali Besar. Pasalnya, sejak pagi hingga siang hari, dari target 230 peserta vaksin, baru sekitar 100 peserta yang divaksin.
Bahkan beberapa peserta mengeluhkan kepada Wali Kota lambannya proses vaksinasi tersebut. “Saya sudah dari pagi jam 8 sampai jam 11an belum divaksin ini,” katanya.
Lambannya proses vaksin ini lantaran, tidak tertibnya proses pendataan yang dilakukan pihak kelurahan. Sontak saja ini menjadi catatan oleh Syarif Fasha.
“Seharusnya didata dari malam, kumpulkan, kasih ke petugas kesehatan biar diinput, baru dijanjikan kapan datang. Jadi by name by addres. Sehingga saat warga datang tinggal ditanya sakit apa si peserta ini,” unvkap Fasha di hadapan beberapa lurahnya.
“Biar masyarakat datang tidak perlu skrining lagi, sehingga pas datang tinggal dipanggil nama si A muncul. Ini untuk percepatan, paling lama ini proses skrining adminitrasi. Jadi saya ingatkan itu,” jelasnya.
Pemkot Jambi menargetkan 3.000 vaksin kepada masyarakat dapat dilakukan. Kepada perusahaan atau pelaku usaha yang melaksanakan vaksin, Fasha berpesan untuk dapat melakukan percepatan. Sebab, kata dia vaksin memiliki masa tertentu.
Fasha juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan program ini dengan baik. "Selagi gratis, manfaatkanlah, demi kesehatan bersama. Tak ada efek buruk yang didapatkan setelahnya, aman," katanya. (hfz)
