JAMBIUPDATE.CO, JAMBI– Antusias masyarakat Kota Jambi untuk vaksinasi Covid-19 sangat tinggi. Hal tersebut terbukti dari sejumlah titik vaksin yang difasilitasi Pemerintah Kota Jambi dipadati masyarakat.
Kemarin (8/7), salah satu titik vaksinasi di Kota Jambi, yakni, Lippo Mall yang berada di Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi itu ramai diserbu masyarakat. Para pemburu vaksin tersebut bahkan terlihat mengabaikan protokol kesehatan. Masyarakat berdesakan dan dorong-dorongan.
Plt Camat Jambi Timur, Erwandi mengatakan, ramainya para warga yang ingin divaksin memang tidak terduga.
Terkait peristiwa di Lippo Mall tersebut, sebut Erwandi, pihak Kecamatan Jambi Timur dan Kelurahan Budiman langsung turun ke lokasi untuk meminimalisir antrean serta desakan para warga.
Kata Erwandi, proses vaksinasi di Lippo Mall sudah berjalan sejak 2 minggu belakangan dan akan berakhir Jumat (9/7). Per harinya mereka hanya menjatah 200 orang dari 4 Kelurahan berbeda, yakni, Sulanjana, Budiman, Talang Banjar, dan Tanjung Sari.
Namun faktanya, kemarin kebanyakan yang datang adalah bukan warga 4 Kelurahan tersebut. Sehingga pihaknya mau tak mau, mengarahkan warga untuk mendatangi tempat vaksinasi lainnya.
“Lebih dari 400 orang yang datang. Vaksin di Lippo Mall itu dibantu dari Puskesmas Talang Banjar,” katanya.
Selain di situ, juga dibuka vaksinasi di Puskesmas Tanjung Sari dan Pelabuhan Pasir.
“Sehingga yang tidak tertampung di sana kita arahkan ke tempat lain,” ujarnya.
Ramainya warga ini, lantaran mereka perlahan sudah mulai sadar pentingnya vaksinasi. Selain dikarenakan untuk kesehatan, bukti vaksin menjadi salah satu syarat berpergian ataupun aktivitas berkantor di suatu perusahaan.
“Tapi sudah kondusif sektiar pukul 10.00 WIB. Apabila memang lebih dari 200 orang, mereka akan kita suruh datang kembali di hari selanjutnya. Kita sangat memaklumi animo masyarakat untuk vaksin,” tutur Erwandi, yang juga sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Jambi itu.
Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya lagi pembludakan warga yang akan ikut vaksin, pihak Kecamatan diakuinya sudah melakukan beberapa upaya. Seperti meminta kepada pihak Kelurahan agar menyebarkan form pendataan vaksin.
“Warga yang datang membawa form tinggal vaksin saja. Proses adminitrasinya tidak lama, dan tidak terjadi penumpukan. Kita imbau, warga jangan takut. Silakan datang ke Puskesmas setempat untuk dapat divaksin,” pungkasnya. (hfz)
