Saat ini, lebih kurang 250 pasien Covid-19 di Kota Jambi yang tengah menjalani Isolasi mandiri di rumah. Kata Walikota Jambi Sy Fasha, tugas para relawan tersebut memastikan pasien berjemur pagi, sarapan pagi, memeriksa kondisi fisik pasien, bagaimana suhu tubuh, saturasi oksigen dan tekanan darahnya.
“Jika kondisi tidak baik, maka cepat lapor ke Puskesmas terdekat. Relawan tersebut tidak boleh ngobrol dan bercerita terlalu lama dengan pasien Covid-19 tersebut,” kata Fasha.
Fasha menyebutkan, para relawan tersebut harus mengenakan APD dengan benar saat bertugas, karena banyak tenaga medis yang tertular Covid-19 karena tidak mengerti cara memebuka APD yang benar.
“Saat sudah pakai APD, jangan pikir untuk minum, makan, termasuk ke kamar mandi. Sebelum memakai APD semua kebutuhan pribadi sudah terlebih dahulu diselesaikan,” katanya. “Sebelum bertugas akan diberikan sarapan pagi, dibekali susu steril, vitamin,” tambah Fasha.
Lebih lanjut Fasha menyebutkan, pahlawan bukan cerita soal perang, pahlawan bukan berati harus mengangkat senjata. Tenaga kesehatan yang berjuang melawan pandemi juga merupakan pahlawan.
“Dengan pengabdian ini, kalian adalah pahlawan. Setiap langkah, tetesan keringat sudah tercatat di buku amal,” sebut Fasha dihadapan para relawan.
“Lakukan tugas ini dengan tanggungjawab dan ikhlas. Pemerintah tidak bisa memberikan imbalan yang besar, tapi pemerintah akan memberikan imbalan yang pantas,” tuturnya.
Ia mengatakan, dilibatkan para relawan ini karena tenaga kesehatan Kota Jambi saat ini sudah kwalahan. Kota Jambi kekurangan tenaga medis. Mengingat para Nakes Puskesmas juga melayani pasien umum. Sehingga jika Nakes tersebut telah menangani pasien Covid-19, harus melakukan isolasi beberapa hari dan ini menganggu pelayanan kesehatan di Puskesmas.
"Para relawan ini nantinya akan dibagi menjadi 2 tim, Pemkot Jambi juga akan memetakan dimana saja pasien Covid-19 yang isolasi mandiri, dan setiap 1 perawat akan menangani 10 pasien. Sebagai bentuk dukungan pemkot terhadap relawan, para relawan akan diberikan suplemen vitamin, makanan dan transportasi," jelasnya.
Danrem 042/GAPU Brigjen TNI Zulkifli yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, ini merupakan tugas untuk mendukung program yang dibuat Pemerintah Kota Jambi.
“Para relawan bekerjalah dengan tulus. Ini permasalahan bangsa yang harus kita selesaikan bersama-sama,” sebutnya.
Lebih lanjut Brigjen TNI Zulkifli mengtakan, para relawan tersebut sudah mempunyai kemampuan karena saat ini sudah duduk di smester akhir Akper Stikes Gapu.
“Mudah-mudahan dengan masuknya mereka, bisa mempercepat proses penyembuhan pasien Covid-19 yang ada di Kota Jambi,” pungkasnya. (hfz)
