iklan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Warga Kerinci dan Kota Sungai Penuh membutuhkan alat swab PCR. Jauhnya jarak Kerinci dan Sungai Penuh ke Kota Jambi membuat tidak efektifnya pengiriman sampel uji swab.

Bahkan, dalam beberapa hari ini, ada hasil swab yang baru ke luar setelah 9 hari dikirim, ini tentu membuat pasien menunggu begitu lama.

Tidak hanya jarak saja, semakin banyaknya sampel yang dikirim juga menjadi pemicu lambatnya hasil swab diketaui.

Andi Oktavian, anggota DPRD Sungaipenuh menyampaikan, kasus Covid 19 setiap harinya memperlihatkan kecendrungan meningkat. Untuk itu, masyarakat Kota Sungai Penuh sangat berharap kepada gubernur maupun Ketua DPRD Provinsi Jambi yang telah melihat kondisi di Sungai Penuh beberapa hari ini, agar dapat membantu memperjuangkan agar Kota Sungai Penuh dapat memiliki Labaratorium khusus dan tes swab PCR.

‘’Sungai Penuh sejauh ini mengalami kesulitan dalam proses tes PCR, karena harus dikirim dulu ke provinsi sehingga memperlambat proses penanganan," tegasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tengah dalam proses menambah  dua mesin pengujian uji Swab PCR. Bentuknya satu mobil PCR untuk Labkesda Provinsi Jambi dan satu alat uji statis yang diperuntukkan bagi masyarakat Sungai Penuh dan Kerinci.

‘’Jambi memang membutuhkan alat uji PCR yang statis (ditempatkan dalam ruangan). Karena  ada beberapa daerah yang terlambat mengetahui hasilnya positif tesnya,” ujarnya.

Dua alat PCR ini rencanya ditempatkan di labkesda dan satu lainnya akan ditempatkan di Kerinci atau Sungai penuh.

“Ini untuk di RSUD M.Thalib Kerinci,” katanya. (pas/adi)


Berita Terkait



add images