iklan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Menghadapi Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022, lonjakan penumpang pesawat di Bandara Sultan Thaha Jambi semakin meningkat. Namun begitu, pihak otoritas bandara (otban) sudah mengantisipasinya sejak jauh hari sebelumnya.

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi Siswanto penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi sudah mengalami peningkatan hingga 48 persen.

"Ini mulai terjadi sejak awal Desember kemarin penerbangan sudah mulai ramai. Bahkan puncaknya ada mecah rekor pada tanggal 10 Desember lalu, transportasi udara mencapai 2.585 penumpang," ujarnya, Sabtu (25/12).

Siawanto menjelaskan, saat ini sudah ada penambahan jumlah pesawat, Jambi-Batam dibuka seminggu tiga kali, dilanjutkan Kualanamu-Jambi dan penerbangan Garuda yang baru 3 kali seminggu.

"Selanjutnya, frekwensi Batik nambah, dari 1 kali sehari bisa 2 kali, Citylink, juga Lion yang tadinya belum pernah ada, saat ini jam 6 udah mulai. Ada juga yang sampai malam jam 7 jadi," jelasnya

Selain itu, Siswanto juga menyampaikan, pihaknya sudah memprediksi jauh sebelumnya. "Kita tetap optimis karena sudah sejak jauh sebelumnya fasilitas di bandara dipersiapkan. Dari otoritas bandara (otban) sudah mempersiapkan posko untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang," sampainya.

Lanjut Siswanto menyebutkan, semua sudah dipikirkan, mulai penambahan pesawat (airline). "Bila bulan lalu (November) jumlah pesawat 14 sampai 16 pesawat per hari. Saat sekarang rata-rata penerbangan pesawat mencapai 19 hingga 21 penerbangan per hari," sebutnya.

Dirinya menambahkan, bila dibandingkan Desember tahun lalu, pergerakan penumpang dari tanggal 1 hingga mendekati Natal, net kita naik 48 persen. Sedangkan, dengan movement, pergerakan pesawatnya kita naik sekitar 11 persen.

"Dibandingkan bulan sebelumnya, pergerakan penumpang lumayan bagus, relatif landai. Saat ini, rata-rata sudah sekitar per sudah 2380 penumpang per harinya," tambahnya.

Dibandingkan dengan bulan November lalu, pihaknya mencatat jumlah penumpang masih seputaran 1800 hingga 1900. "Selanjutnya, hingga sekarang mulai merangkak naik dan rute penerbangan ikut bertambah. Masyarakat mulai antusias menggunakan jasa transportasi udara. Kebanyakan tujuan mereka ke Jakarta," tutupnya.(*/rhp).


Berita Terkait



add images