JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Komisi II Dewan Perwakilan Daerah Kota Jambi melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dengan permasalahan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikelola oleh Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II Junedi Singarimbun dan dihadiri Anggota Komisi II, Sutiono, Fuad Safari, dan Suherman. Sementara dari pihak Perumdam Tirta Mayang, diwakili oleh Direktur Teknik, Muztazal Khomidi, SDM Div. Sekretaris Perusahaan, Arianto, Ketua KKI, Husean Pancanata dan lainnya.
Direktur Teknik, Muztazal Khomidi, dalam wawancaranya kepada wartawan menyampaikan, jika Perumdam Tirta Mayang memiliki beberapa permasalahan diantaranya bangunan intake yang operasionalnya belum optimal. Diantaranya adalah intake Pasir Panjang dan Tanjung Johor, intake Pulau Pandan atau Benteng, dan Intake Sijenjang.
"Di musim kemarau terjadi pendangkalan sehingga air baku 'dak op'mal masuk pipa sadap," katanya.
Selain itu, Perumdam Tirta Mayang juga memiliki beberapa permasalahan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA). Diantaranya adalah IPA Tanjungsari, IPA Benteng dan IPA Broni 1.
"Khusus IPA Benteng memang sudah sejak 2019 tidak kita operasionalkan, karena kondisinya memang sudah sangat tua perlu peremajaan," katanya.
