iklan Wawancara Sekda Sarolangun, Ir. Muhammad Arief 
Wawancara Sekda Sarolangun, Ir. Muhammad Arief 

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Sekretaris Daerah (Sekda) Sarolangun, Ir. Muhammad Arief menggingatkan, agar para pegawai yang bekerja di Lingkup Pemkab Sarolangun agar lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas, terlebih lagi dalam menggunakan anggaran keuangan Negara.

Pihaknya, mengaku tidak segan-segan menindak pegawai yang bekerja di Lingkup Pemkab Sarolangun, jika memang terbukti menyalahi aturan. Pasalnya, Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, telah berkali-kali menggingatkan, agar berhati-hati dalam penggunaan anggaran Negara.

BACA JUGA: Pendistribusian Seragam Sekolah Gratis di Tanjabtim Capai 100 Persen, 9.938 Siswa Terbantu

Terkait belum lama ini, ada ASN Sarolangun yang tersangkut kasus dugaan tindak pidana Korupsi dan sudah ditetapkan Tersangka oleh Kejaksaan Negeri Sarolangun,pihaknya masih menunggu proses kepastian hukum.

"Terkait salah satu ASN yang ditersadung kasus dugaan korupsi beberapa waktu lalu, Pemkab Sarolangun sudah mengambil langkah tegas terhadap yang bersangkutan,dengan sangsi diberhentikan sementara dari jabatannya"kata Sekda M. Arief.

BACA JUGA: Pemkab Kerinci Tambah Fasilitas Kesehatan, Tiga Puskesmas Rawat Inap Modern Siap Beroperasi

Lebih lanjut Arief mengatakan, bahwa Dinas yang membidangi ASN tersebut telah menyampaikan surat kepada Bupati untuk meminta persetujuan sangsi lainnya.

“Nah, ketika persetujuan itu turun nanti gajinya juga akan dibayarkan 50% dan apabila telah putusan sudah inkrah, ternyata yang bersangkutan bersalah, ya tentu akan diberhentikan dengan tidak hormat, tetapi kalau memang ternyata dia tidak bersalah tentunya haknya akan dikembalikan. Ini kan belum inkrah masih proses baru tersangka,"ungkapnya.

BACA JUGA: Bupati Bungo Terbitkan SK Nonaktif, Datuk Rio Rantau Pandan Terseret Dugaan Korupsi Dana Desa

“ Saya ingatkan kepada seluruh ASN yang ada di Kabupaten Sarolangun, termasuk diri saya sendiri untuk dalam melaksanakan tugas, terutama terkait dalam penggunaan anggaran keuangan Negara itu harus hati-hati.

Kita harus patuh dengan hukum, jangan sampai apa yang dikerjakan itu ternyata fiktif dan tidak dapat di pertanggungjawaban. Ini untuk semua (ASN), tanpa terkecuali, termasuk saya selaku Sekda," pungkasnya.(hnd)


Berita Terkait



add images