Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang dan menunggu hasil Sidang Isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) sore nanti.
BMKG telah mengerahkan tim ahli di 37 lokasi strategis di seluruh Indonesia untuk melakukan rukyatul hilal pada 17 dan 18 Februari.
17 Februari: Posisi hilal diprediksi masih di bawah ufuk (minus).
18 Februari: Posisi hilal diperkirakan baru akan memenuhi kriteria Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) (tinggi minimal 3° dan elongasi 6,4°) dengan ketinggian mencapai 7,62° hingga 10,03°.
"Keputusan resmi tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama," tulis BMKG melalui akun resminya.
Kementerian Agama akan memusatkan kegiatan Sidang Isbat di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dengan rangkaian acara sebagai berikut:
Pukul 16.30 WIB: Seminar posisi hilal (Terbuka untuk umum, bisa disaksikan via YouTube Bimas Islam TV).
Pukul 18.30 WIB: Sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1447 H (Tertutup).
Malam Hari: Konferensi pers hasil Sidang Isbat oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Arya/Fajar)
Sumber: www.fajar.co.id
