JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) memastikan sebanyak 166 calon jemaah haji (CJH) siap diberangkatkan menuju Tanah Suci pada musim haji 2026. Ratusan jemaah yang berasal dari 11 kecamatan itu dijadwalkan berangkat pada 15 Mei 2026 mendatang.
Sebelum keberangkatan, seluruh CJH akan berkumpul di Masjid Agung Nur Addarojat, Muarasabak, pada 14 Mei 2026 guna mengikuti tahapan persiapan akhir sebelum menuju Asrama Haji Jambi.
BACA JUGA: DPRD Sungai Penuh Soroti Retribusi Parkir, Puluhan Titik Belum Kantongi SPT
Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tanjabtim, Pertadi Kesuma, mengatakan jumlah awal calon jemaah haji yang terdaftar sebanyak 167 orang, terdiri dari 70 laki-laki dan 97 perempuan.
Namun, satu calon jemaah asal Kecamatan Nipah Panjang meninggal dunia sebelum keberangkatan sehingga total jemaah yang dipastikan berangkat tahun ini menjadi 166 orang.
BACA JUGA: Urawa Legend Jambi Gelar Laga Internal, Fun Soccer dan Jaga Silaturahim
“Semua persiapan terus dimatangkan agar proses pemberangkatan berjalan lancar sesuai jadwal,” ujarnya.
Pertadi menjelaskan, para jemaah akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Jambi pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah menjalani tahapan di asrama, para jemaah selanjutnya diberangkatkan menuju Embarkasi Batam pada dini hari, Sabtu 16 Mei 2026.
“Pagi Jumat pelepasan jemaah menuju Asrama Haji di Jambi. Pada hari Sabtu akan diberangkatkan dari Asrama Haji ke Embarkasi Batam,” jelasnya.
Menurutnya, jemaah haji asal Tanjab Timur tahun ini tergabung dalam Kloter 21 bersama jemaah dari daerah lain di Provinsi Jambi. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah, para jemaah juga akan didampingi enam petugas gabungan dari Tanjabtim dan Tanjabbar.
BACA JUGA: Mahasiswa Di Sungai Penuh Diserang Parang Depan Masjid, Pelaku Dibekuk Polres Kerinci
Data Bagian Kesra Setda Tanjabtim mencatat, jemaah termuda tahun ini bernama M Mujahid Darves, berusia 15 tahun asal Kecamatan Mendahara. Sementara jemaah tertua yakni Coktang, warga Kecamatan Nipah Panjang, yang kini berusia 80 tahun.
Selain kesiapan administrasi, pemerintah daerah juga memastikan kondisi kesehatan seluruh calon jemaah tetap terjaga hingga hari keberangkatan. Para jemaah diimbau menjaga pola makan, mengurangi aktivitas berat, serta mengikuti seluruh arahan petugas kesehatan dan pendamping haji.
“Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar, sehat selama di Tanah Suci hingga kembali ke daerah dengan predikat haji mabrur,” pungkasnya. (lan)
