JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI – Harapan keluarga untuk menemukan Junaidi (28) warga Desa Danau Kedap, Kecamatan Maro Sebo, dalam kondisi selamat akhirnya pupus. Setelah dilaporkan hilang sejak Senin (15/6), korban ditemukan meninggal dunia di sebuah pondok sawah pada Selasa pagi (16/6).
Korban diduga meninggal akibat tersambar petir saat berada di kawasan persawahan untuk berburu burung.
Informasi yang dihimpun, Junaidi berangkat ke sawah pada Senin siang dengan membawa perlengkapan berburu burung. Ia pergi seorang diri menuju lokasi yang biasa didatanginya.
BACA JUGA: 41 Desa dan Kelurahan di Batang Hari Belum Punya Aset, Pembangunan Koperasi Merah Putih Tertunda
Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Keluarga yang mulai khawatir kemudian berupaya mencari informasi mengenai keberadaan korban, tetapi tidak membuahkan hasil. Karena korban tak kunjung ditemukan, keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Danau Kedap, Iskandar, kemudian mengoordinasikan pencarian bersama warga. Puluhan warga langsung menyisir area persawahan yang biasa menjadi lokasi korban berburu. Pencarian dilakukan hingga larut malam dengan bantuan senter dan penerangan seadanya.
BACA JUGA: Isi Materi Kegiatan Parlemen Pelajar Provinsi Jambi, Fasha Berbagi Soal Tugas dan Fungsi Legislatif
Namun, luasnya area persawahan dan kondisi gelap membuat korban belum berhasil ditemukan. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Selasa pagi. Saat itulah warga menemukan Junaidi dalam kondisi sudah tidak bernyawa di sebuah pondok yang berada di tengah areal persawahan.
“Korban ditemukan di sebuah pondok sawah dalam kondisi tersungkur,” kata Iskandar saat dikonfirmasi, Selasa (16/6).
Menurut Iskandar, berdasarkan kondisi di lokasi dan cuaca saat kejadian, korban diduga meninggal akibat sambaran petir. Saat itu wilayah Desa Danau Kedap diketahui diguyur hujan deras disertai petir pada Senin sore.
Ia menjelaskan, laporan kehilangan diterima pada Senin malam setelah keluarga merasa ada yang tidak biasa karena korban belum kembali ke rumah.
BACA JUGA: Motor Listrik Honda Mulai Rp15 Jutaan, Sudah Termasuk Baterai dan Charger
“Begitu menerima laporan, kami bersama warga langsung melakukan pencarian. Semalaman warga menyisir area persawahan, namun korban belum ditemukan. Baru pagi hari korban ditemukan di pondok sawah,” jelasnya.
Peristiwa tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. (wan)
