JAMBIUPDATE.CO, KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci mempercepat realisasi Program Koperasi Merah Putih di tengah kendala ketersediaan lahan di sejumlah desa. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bupati Kerinci Monadi menawarkan skema pinjam pakai aset milik pemerintah daerah sebagai solusi agar pembangunan gerai koperasi tidak tertunda.
Monadi menginstruksikan seluruh pemerintah desa agar segera merampungkan pembangunan Gedung Gerai Koperasi Merah Putih. Bagi desa yang belum memiliki lahan, Pemkab Kerinci membuka peluang pemanfaatan aset daerah melalui mekanisme pinjam pakai.
BACA JUGA: Kadis Kominfo Wakili Gubernur Jambi Hadiri Perhelatan Hoyak Tabuik di Pantai Gandoriah
“Desa bisa memanfaatkan lahan milik Pemda di wilayahnya masing-masing. Ini solusi cepat agar pembangunan tidak tertunda,” ujar Monadi, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, langkah tersebut merupakan solusi praktis di tengah proses pengadaan lahan baru yang kerap membutuhkan waktu panjang. Pemkab Kerinci tidak ingin target pelaksanaan program nasional itu terhambat hanya karena persoalan administrasi dan ketersediaan lahan.
BACA JUGA: Kantongi 7 Rekomendasi Dukungan, Fauzi Ansori Resmi Mendaftar Sebagai Calon Ketua Demokrat Jambi
Program Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat desa. Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, gerai koperasi juga diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan usaha lokal, meningkatkan perputaran ekonomi, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Namun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, terutama pembangunan gedung gerai yang hingga kini belum merata di seluruh desa.
BACA JUGA: Kendala Lahan Masih Ganjal Tol Betung–Tempino–Jambi, Pemkab Muba dan Hutama Karya Percepat Solusi
Melalui skema pinjam pakai aset daerah, Pemkab Kerinci berharap seluruh desa dapat segera memulai pembangunan gerai koperasi tanpa harus menunggu proses pengadaan lahan baru. Koordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa juga terus diperkuat agar target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.
Dengan solusi yang telah disiapkan, tantangan berikutnya adalah memastikan percepatan pelaksanaan di lapangan sehingga manfaat Program Koperasi Merah Putih dapat segera dirasakan oleh masyarakat. (Hdp)
