JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris mengapresiasi berbagai capaian pemerintahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI serta DPR RI Tahun 2026.
Pidato kenegaraan tersebut berlangsung di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Al Haris, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk melihat kembali berbagai capaian yang telah dilakukan pemerintah sekaligus memperkuat optimisme menghadapi tantangan ke depan.“Tentu apa yang telah dicapai di ulang tahun ke-81 ini, di era Pak Presiden Prabowo Subianto, banyak yang telah dikerjakan oleh beliau,” kata Al Haris usai menyimak pidato kenegaraan secara daring.
Al Haris berharap berbagai kebijakan pemerintah pusat ke depan mampu memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat, termasuk dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di daerah.
“Harapan kita ke depannya Indonesia tumbuh sebagai negara yang sejahtera, makmur, dan adil tentunya,” harapnya.
Adapun sebelumnya saat pidato kenegaraan, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah agenda strategis pemerintah, mulai dari target pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen pada 2026, efisiensi dan restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dll.
Prabowo menyebut langkah efisiensi dan restrukturisasi BUMN telah memberikan penghematan terhadap keuangan negara lebih dari Rp50 triliun. "Ini mungkin adalah restrukturisasi korporasi terbesar di dunia. Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini kita telah hematoverheadsekitar Rp50 triliun. Hanya dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas, kita sudah bisa menghemat Rop50 triliun lebih," ujar Prabowo.
Presiden juga menegaskan pemerintah akan melakukan perampingan BUMN dengan mempertahankan perusahaan yang dinilai produktif dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat."750 BUMN lebih akan kita tutup. Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan nilai tambah untuk rakyat akan kita pertahankan," tegas Presiden Prabowo.
Selain sektor ekonomi dan BUMN, Presiden Prabowo memastikan program MBG tetap dilanjutkan dengan berbagai perbaikan dan efisiensi."Saya bertekad teruskan program MBG dengan perbaikan, dengan efisiensi," pungkasnya. (aan)
