JAMBIUPDATE.CO, JAMBI — Sebanyak 14 korban kebakaran yang melanda kawasan Cempaka Putih, tepatnya di RT 23, Kota Jambi, kini mengungsi di Rumah Singgah Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi.
Para korban yang dievakuasi terdiri dari anak-anak, ibu-ibu dan lanjut usia (lansia). Evakuasi dilakukan sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok rentan, terlebih kondisi kualitas udara Kota Jambi masih terdampak kabut asap.
BACA JUGA: Kejari Muaro Jambi Gelar Donor Darah dan Bagikan Masker
Sementara itu, korban laki-laki atau bapak-bapak memilih tetap berada di lokasi kebakaran dengan menempati tenda yang telah disiapkan pemerintah.
Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawarti, mengatakan dari total 59 warga yang terdampak kebakaran, sebanyak 14 orang bersedia mengungsi ke Rumah Singgah Dinsos.
BACA JUGA: MTQ Kabupaten Bungo ke-53 Resmi Ditutup, Bathin II Babeko Raih Juara Umum
“Untuk kebakaran di RT 23, korban yang dievakuasi ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Jambi sesuai instruksi, anak-anak, ibu-ibu dan lansia dievakuasi. Sedangkan bapak-bapaknya tinggal di tenda di lokasi kebakaran,” kata Yunita, Senin (31/8/2026).
Menurut Yunita, korban lainnya memilih mengungsi ke rumah keluarga masing-masing. Sedangkan mereka yang tetap berada di lokasi kebakaran mendapat dukungan fasilitas sementara dari pemerintah.
“Kenapa anak-anak, lansia dan ibu-ibu dievakuasi ke rumah singgah? Karena mengingat kualitas udara Kota Jambi sedang tidak baik,” ujarnya.
Untuk warga yang masih bertahan di lokasi kebakaran, pemerintah telah menyediakan tenda pengungsian, tempat air hingga toilet portabel. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.
BACA JUGA: Sari Aditya Loka Beri Obat Malaria bagi Komunitas Suku Anak Dalam di Merangin dan Sarolangun
Dinsos Kota Jambi juga menyediakan makanan bagi para korban selama tiga hari. Bantuan tersebut bersumber dari dana tanggap darurat.
“Kita juga menyediakan makan yang menggunakan dana tanggap darurat selama tiga hari,” jelas Yunita.
Tak hanya kebutuhan dasar, para korban kebakaran juga akan mendapat bantuan uang tunai dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Setiap kepala keluarga (KK) korban kebakaran akan menerima bantuan sebesar Rp2 juta.
“Semoga ini bisa membantu mereka untuk keseharian mereka,” katanya.
Yunita juga menyebutkan sebelumnya terdapat bantuan dari Gubernur Jambi sebesar Rp50 juta untuk korban kebakaran. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu informasi terkait waktu penyerahan bantuan tersebut.
Sementara untuk proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah warga yang terdampak kebakaran, Dinsos Kota Jambi masih menunggu hasil perhitungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi.
“Untuk pemulihan rumah masih menunggu dari BPBD Kota Jambi. Itu masih dalam perhitungan rekonstruksi,” pungkasnya. (hfz)
