JAMBIUPDATE.CO, KERINCI – Peristiwa ledakan tabung gas terjadi di rumah warga Desa Tambak Tinggi, Kecamatan Depati VII, Kabupaten Kerinci, pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang dalam satu keluarga mengalami luka bakar serius.
Korban diketahui bernama Maikal Helen (36), seorang pekerja swasta, bersama istrinya Lora Demala (37), ibu rumah tangga, serta anak mereka Haira Nur Arozak (7), yang masih berstatus pelajar. Ketiganya merupakan warga Desa Tambak Tinggi.
BACA JUGA: Gubernur Al Haris Teken MoU Forum Sumatera Sepuluh, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Provinsi
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Humas Polres Krinci, Juanda bahwa kejadian bermula saat Maikal hendak mengganti tabung gas di rumahnya. Tabung gas yang baru dibelinya sempat mengalami kendala sehingga ditukar kembali. Setelah mendapatkan tabung pengganti, korban kemudian memasangnya kembali.
Namun nahas, tidak lama setelah pemasangan, tiba-tiba terjadi ledakan hebat dari tabung gas tersebut.
BACA JUGA: Pemkot Jambi Kembali Terbitkan SE Dampak Kabut Asap, PJJ Diterapkan untuk PAUD dan SD Kelas 1–3
"Sumber api yang memicu ledakan hingga kini belum diketahui secara pasti.
Akibat ledakan itu, Maikal terpental keluar rumah, sementara sang istri dan anaknya berada di dalam rumah dan mengalami luka bakar cukup parah," jelasnya
Warga sekitar yang mendengar ledakan langsung bergegas ke lokasi untuk memberikan pertolongan.
Ketiga korban kemudian dilarikan ke RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari hasil pemeriksaan, Maikal Helen mengalami luka bakar sekitar 30 persen. Sementara Lora Demala mengalami luka bakar hingga 75 persen, dan anaknya Haira Nur Arozak mengalami luka bakar sekitar 60 persen.
BACA JUGA: ISPU Kota Jambi 169, Kadisdik: Besok Siswa SD dan SMP Kembali Sekolah
Kondisi Lora Demala dan anaknya yang cukup kritis membuat keduanya harus dirujuk ke RS M.
Djamil Padang pada Rabu (9/9/2026) pukul 14.30 WIB. Sementara itu, Maikal Helen masih menjalani perawatan intensif di RSUD M. Thalib Kerinci.
Pihak berwenang hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tabung gas tersebut. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan dan pemasangan tabung gas guna menghindari kejadian serupa.(Hdp)
