iklan Kualitas Udara di Kota Jambi Berbahaya, Ini Tips Menjaga Kesehatan dari Partikel Polutan
Kualitas Udara di Kota Jambi Berbahaya, Ini Tips Menjaga Kesehatan dari Partikel Polutan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kualitas udara di Kota Jambi kembali memburuk. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di titik pemantauan Paal Lima mencapai 315 pada Rabu (30/9/2026) pukul 18.00 WIB. Angka tersebut masuk dalam kategori berbahaya, dengan parameter utama PM2.5.

Kondisi ini membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi paparan udara luar. Partikel halus seperti PM2.5 dapat masuk jauh ke saluran pernapasan sehingga kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan, perlu mendapat perhatian lebih.

BACA JUGA: Rekomendasi Wali Kota Relokasi Stockpile Aur Kenali Disorot, Ini Kata Hafiz Fattah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Mahruzar, mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Tipsnya masyarakat diminta menggunakan masker berlapis, mengurangi aktivitas di luar ruangan atau di luar rumah, serta menutup ventilasi udara dengan kain basah untuk mengurangi masuknya polutan ke dalam ruangan.

BACA JUGA: PT Kaswari Unggul Bagikan Masker Gratis untuk Warga Dendang di Tengah Asap Karhutla

Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan masyarakat saat kualitas udara berada pada kategori berbahaya:

1. Kurangi aktivitas di luar rumah
Masyarakat sebaiknya menunda kegiatan luar ruangan yang tidak mendesak. Aktivitas seperti olahraga, bermain, atau bekerja di luar ruangan sebaiknya diminimalkan ketika konsentrasi polutan sedang tinggi.

2. Gunakan masker dengan benar
Jika harus keluar rumah, gunakan masker yang memberikan perlindungan terhadap partikel halus dan pastikan terpasang rapat menutupi hidung serta mulut. Penggunaan masker menjadi lebih penting bagi kelompok rentan.

3. Jaga kualitas udara di dalam rumah
Tutup pintu dan jendela ketika udara luar sedang tercemar. Ventilasi dapat disesuaikan untuk membatasi masuknya asap dan partikel polutan. Hindari pula aktivitas yang menghasilkan asap di dalam rumah.

BACA JUGA: Ketua PWI Kota Jambi dan Sekertaris Serahkan Masker Gratis ke SMA YPWI Upaya Cegah Infeksi Saluran Pernapasan

4. Hindari aktivitas yang menambah polusi udara
Jangan membakar sampah atau melakukan kegiatan lain yang menghasilkan asap. Asap rokok juga sebaiknya dihindari karena dapat memperburuk kualitas udara di dalam ruangan.

5. Perbanyak istirahat dan perhatikan kondisi tubuh
saat kualitas udara buruk, masyarakat perlu memperhatikan kondisi tubuh. Keluhan seperti batuk, tenggorokan terasa mengganjal, sesak napas, mata perih atau iritasi perlu diwaspadai.

6. Kelompok rentan harus lebih berhati-hati
Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit pernapasan atau jantung perlu membatasi paparan udara tercemar dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan apabila muncul keluhan.

7. Segera mencari pertolongan jika muncul gejala berat
Jika mengalami sesak napas berat, nyeri dada, sulit bernapas, atau kondisi kesehatan memburuk, masyarakat sebaiknya segera mendapatkan pertolongan medis.

Dengan ISPU yang telah menembus angka 315, kewaspadaan menjadi penting. Masyarakat tidak hanya perlu memantau perubahan kualitas udara, tetapi juga menyesuaikan aktivitas sehari-hari agar paparan polusi dapat diminimalkan. (hfz)


Berita Terkait



add images