iklan Pemprov Jambi Gencarkan GPM, MinyakKita Maksimal 2 Liter Per Orang
Pemprov Jambi Gencarkan GPM, MinyakKita Maksimal 2 Liter Per Orang

Pemerintah Provinsi Jambi membatasi pembelian minyak goreng merek Minyak Kita maksimal dua liter per orang dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) 2026. Pembatasan ini dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau secara merata.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan Gerakan Pangan Murah digelar untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi dan mendapat dukungan dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi.

Johansyah menjelaskan, bahan pangan yang dijual dalam kegiatan ini ditawarkan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran. Karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan kegiatan tersebut dengan berbelanja sesuai kebutuhan.

“Kita harapkan masyarakat membeli sesuai dengan kebutuhan. Jadi, tidak ada panic buying. Seperti Minyak Kita, satu orang hanya boleh dua liter, sehingga masyarakat lain juga bisa mendapatkan manfaat dari Gerakan Pangan Murah ini,” sebutnya.

Menurutnya, pembatasan pembelian diperlukan agar stok bahan pangan yang tersedia tidak hanya dibeli oleh sebagian orang. Dengan begitu, lebih banyak masyarakat berkesempatan mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia 2026. Kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia, termasuk sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi.

Selain Minyak Kita, kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pihak yang menyediakan berbagai kebutuhan pangan, seperti Perum Bulog, Toko Daging Indonesia, Indogrosir, Indofood, serta kelompok wanita tani yang menjual sayur-sayuran.

Johansyah berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga ketersediaan pangan. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas. (aan/mg3)


Berita Terkait



add images