JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, menyatakan dukungan terhadap rencana pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan oleh TNI Angkatan Darat (AD). Bupati Tanjabtim, Hj. Dillah Hikmah Sari, ST, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memfasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan satuan tersebut.
Dukungan itu disampaikan Dillah saat menghadiri pertemuan dengan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tri Budi Utomo di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada 26 Oktober 2026. Pertemuan tersebut menindaklanjuti permohonan audiensi dari Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI.
BACA JUGA: Listrik Lemah dan Jalan Masih Tanah, Warga RT 3 Talang Gulo Kota Jambi Keluhkan Infrastruktur
Dalam pertemuan itu, Dillah menegaskan bahwa Pemkab Tanjabtim siap bersinergi untuk mendukung realisasi rencana strategis tersebut, termasuk memfasilitasi lahan untuk pembangunan pangkalan dan sarana pendukung lainnya.
Menurut Dillah, keberadaan batalyon tersebut dinilai strategis bagi Tanjabtim yang memiliki karakteristik wilayah pesisir dengan garis pantai mencapai 230 kilometer. Letak geografis tersebut menjadikan Tanjabtim sebagai salah satu kawasan penting di Provinsi Jambi, terutama karena berbatasan dengan jalur perairan internasional di pantai timur Sumatera.
BACA JUGA: Penyerangan Polres Merangin, Polda Jambi Tetapkan 6 Orang SAD sebagai Tersangka
“Pemkab siap bersinergi dan memfasilitasi penyediaan lahan demi memastikan Batalyon Teritorial Pembangunan ini segera terwujud,” kata Dillah.
Selain mendukung pertahanan wilayah, keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah. Sejumlah sektor yang berpotensi mendapat dukungan antara lain ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi kawasan, penanganan bencana, hingga pelestarian lingkungan.
Dillah juga mengungkapkan bahwa pembentukan batalyon tersebut diproyeksikan akan membawa ribuan prajurit TNI untuk tinggal dan bertugas di Kabupaten Tanjabtim.
“Bakal ada ribuan prajurit TNI akan tinggal di Tanjabtim,” ujarnya.
BACA JUGA: Nostalgia Gang Perak Jambi, Dulu Dipenuhi Puluhan Toko Perhiasan Kini Tinggal Hitungan Jari
Terkait lokasi pembangunan, Pemkab Tanjabtim telah mengusulkan Kecamatan Sadu sebagai salah satu kawasan yang dipertimbangkan untuk pembangunan batalyon. Namun, penetapan lokasi tersebut masih menunggu survei dan tahapan lanjutan dari pihak berwenang.
Adapun proses perencanaan dan pelaksanaan program berada dalam kewenangan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI.
Dillah berharap rencana pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran TNI di kawasan pesisir tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berpotensi memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanjabtim.(lan)
