Rabu, 17 Oktober 2018
Berita Jambi Paling Update


Modus Baru Pencurian di ATM, Uang Jutaan Rupiah Milik Warga Sungai Penuh Raib

Minggu, 13 Mei 2018 - 21:42:50 WIB | Dibaca: 1257 pembaca
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAI PENUH - Saat ini, selain rawan penjambretan di Sungai Penuh dan Kerinci, ada modus baru pencurian di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Seperti kejadian yang dialami Leni (32) warga Kumun mudik, Kota Sungai Penuh yang merupakan salah satu nasabah Bank BRI Sungai Penuh. Leni harus kehilangan uangnya senilai Rp4 juta rupiah di rekening miliknya.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut terjadi beberapa hari lalu, ketika Leni (korban, red) ingin mengambil uangnya di ATM BRI yang berada di depan Mini Market Holla, di jalan RE Marthadinata. Anehnya, saat dirinya bertransaksi uang yang diambilnya tidak keluar dari ATM, namun kartu ATM-nya keluar.

Setelah itu dirinya kembali melakukan transaksi, tak ayal kejadian yang sama kembali terjadi. "Pertama saya tarik Rp 1juta, meskipun mesin penghitung uang berbunyi seperti menghitung uang, namun uangnya tidak keluar dan kartunya keluar," sebut Leni.

Leni kembali menarik uangnya dengan jumlah yang sama. Namun, kondisi yang sama juga kembali. "Kebetulan saya tidak bawa HP, setelah saya sampai di rumah ada laporan transaksi satu juta sebanyak empat kali, jadi saya bingung, padahal tadi uangnya tidak keluar," ungkap Leni.

Pengakuan Leni, saat ingin masuk ke mesin ATM, dia melihat dua pemuda menggunakan tas, yang duduk diatas Motor Vixion, dengan gerak-gerik mencurigakan, sambil mengamati aktifitas dia di ATM. "saya curiga, ATM nya sudah diakali, karena terdengar ada penghitungan uang oleh mesin, namun uangnya tidak keluar," tutur dia.

Terpisah Kapolsek Sungai Penuh, IPTU Yudistira, dikonfirmasi via telfon mengatakan bahwa hingga sejauh ini, dirinya belum menerima laporan adanya warga Sungai Penuh yang kehilangan uang pada saat melakukan transaksi di ATM.

"Belum ada laporan masuk, nanti saya cek dulu, dan saya kabari lagi," singkatnya. (adi)


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /