Minggu, 21 Oktober 2018
Berita Jambi Paling Update


SAH : Impor Beras Pemerintah Bisa Memukul Panen Padi Petani

Minggu, 14 Januari 2018 - 13:05:41 WIB | Dibaca: 221 pembaca
SAH

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Keputusan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan yang akan mengimpor 500 ribu ton beras dari Vietnam dan Thailand, dipertanyakan Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH).

Berbicara di sela - sela kunjungan aspirasi (12/1) di Jambi kemarin, Anggota Fraksi Gerindra DPR RI tersebut mengkhawatirkan akan memukul harga padi di saat petani akan memasuki masa panen.

"Januari ini kan sebagian besar petani di tanah air akan memasuki masa panen, artinya akan stok gabah yang banyak di pasaran, dalam kondisi ini pemerintah justru akan mengimpor beras dari luar, khawatirnya ini akan memicu penurunan harga, karena psikologis pasar terpengaruh, persediaan barang banyak tapi permintaan tetap," jelasnya. 

Apalagi Departemen Pertanian sendiri berulang kali merilis data bahwa stok beras atau gabah kering giling di awal tahun 2018 ini mengalami surplus, tapi anehnya Kementerian Perdagangan justru melakukan impor.

"Masalah impor ini mencerminkan miss komunikasi antar kementerian pemerintah, ini masalah utama pemerintahan. "Di sini SAH menilai tidak ada sinkronisasi kebijakan antara Kementerian Pertanian dan Perdagangan, semua berjalan sendiri mengedepankan ego sektoral masing-masing dan mengorbankan nasib petani,' ungkapnya.

Dalam hal ini tokoh yang lama menggeluti dunia usaha ini mengatakan data Kementan yang menggambarkan terjadinya surplus beras tidak kredibel, buktinya Menteri Perdagangan melakukan penetapan ekspor demi stok pangan nasional.

Terkait kondisi di atas, SAH mengatakan Partai Gerindra minta pemerintah tetap mengedepankan kepentingan petani, jangan nanti mereka tidak mau lagi menanam padi karena harga kebijakan impor ini, tandasnya. (ist)

 


Berikan Komentar via Facebook :

Advertisement





Pencarian Berita:
Pilih Indeks Berita:
/ /