Tanah yang di klaim milik Riderwati di Desa Serumpun Pauh telah bersertifikat seluas 412 meter persegi telah dipagar oleh pihak IAIN Kerinci. Foto : Ist
Tanah yang di klaim milik Riderwati di Desa Serumpun Pauh telah bersertifikat seluas 412 meter persegi telah dipagar oleh pihak IAIN Kerinci. Foto : Ist

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci diduga melakukan penyerobotan tanah milik salah seorang warga Tanjung Pauh, Riderwati Binti H. Basir. 

Pasalnya tanah milik yang warga yang berada dipinggir jalan masuk menuju IAIN Kerinci tersebut telah dipagar oleh pihak IAIN Kerinci.

Menanggapi hal ini, Nazomi mewakili pihak IAIN mengakui bahwa belum ada penyelesaian secara langsung dengan pihak yang bersangkutan. IAIN Kerinci hanya meyelesaikan persolan tanah tersebut dengan pihak adat.

"Memang dulu mau ditukar guling dengan sawah, tapi yang bersangkutan tidak mau menerimanya," katanya.

Soal tanah yang dipagar, Nazomi menegaskan bahwa pihak IAIN Kerinci memiliki sertifikat tanah secara keseluruhan. Dimana luas tanah yang dikuasai IAIN Kerinci hampir mencapai 5 hektar. (kar)

 


Komentar

Rekomendasi




add images