Pelayanan yang diberikan pihak UPTD Samsat mendapatkan keluhan dari masyarakat. Untuk membayar pajak kendaraannya, masyarakat bahkan bisa menunggu sampai 2 hari. Hal ini disampaikan Rian, salah satu warga yang mengaku Senin lalu membayar pajak kendaraannya.

Saat itu, dia diberikan nomor antrean. Namun, menunggu hingga beberapa jam, dirinya tak kunjung dilayani oleh pihak Samsat. “Bahkan saya tanya sama yang ada disana ada yang malahan harus sampai 2 hari baru dilayani. Jadi harus bolak balik kesana setiap hari. Antreannya panjang sekali. Kita disuruh menunggu sampai seharian,” katanya kepada harian ini.

Lalu, kenapa dia tak mengurusnya di gerai samsat seperti di WTC dan di Jamtos, dia menerangkan, perubahan sistim membuat pihak gerai tak bisa melayani. “Kecuali kalau sebelumnya sudah pernah mengurus pajak disana yang sudah ada berkasnya itu bisa,” terangnya.

Kepala UPTD Samsat Kota Jambi, M Rum dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan jika ada perubahan sistim dalam pelayanan. Dia juga mengakui, akibat perubahan sistim yang baru diberlakukan sejak 2 April lalu itu, pelayanan memang terganggu.

“Memang ada perubahan sistim untuk pembayaran pajak. Pelayanannya memang terganggu, yang biasanya 5 menit sekarang bisa 10 menit, bisa setengah jam bisa satu jam. Namun tetap dilayani, walau lambat,” ungkapnya.

Dia berharap agar masyarakat bersabar karena pelayanan yang terganggu itu. “Masyarakat yang ingin membayar pajak bersabar karena perubahan sistim pasti menuju yang lebih baik. Yang jelas layanan tetap seperti biasa,” terangnya.

Akan tetapi, sambungnya, untuk yang pajaknya akan memasuki jatuh tempo, maka akan didahulukan. “Itu tetap akan dikejar secepatnya. Kalau tak selesai maka tak akan dibebankan kepada masyarakat, kalau jatuh tempo besok misalnya terus perpanjangan pajak belum didenda jangan dibebankan kepada masyarakat,” ungkapnya.

“Nanti akan dibuat surat seperti berita acara menerangkan bahwa perpanjangan pajak sedang diproses,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Pajak di Dispenda Provinsi Jambi, Suyati tak bisa dimintai keterangannya terkait hal ini. Dihubungi kemarin siang, dia mengaku sedang dalam sebuah rapat di kantor Gubernur Jambi. Hanya saja, berkali dihubungi kembali, panggilan yang dilakukan tak kunjung mendapatkan jawaban.



Sumber : Jambi Ekspres

Komentar

Berita Terkait

9 April, Tunjangan Profesi Cair

Pemilu, Samsat Tetap Buka

PTT Distarum Diminta Melapor

Pemprov Dorong Ekonomi Kerakyatan

Ajak Masyarakat Tolak Golput

Terduga Pelaku Pungli Nonjob

9 April Ditetapkan Hari Libur

Populasi Gajah Sumatera Terancam Punah

Rekomendasi




add images