JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjabtim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi musibah, khususnya kebakaran, selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Imbauan ini disampaikan menyusul telah terjadinya dua peristiwa kebakaran dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanjabtim, Gustin Wahyudi, mengatakan bahwa momen Ramadan kerap diiringi meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari saat pelaksanaan salat tarawih.
BACA JUGA: Pasar Murah Sungai Penuh Diserbu Ratusan Warga, Paket Sembako Rp75 Ribu Habis Terjual
"Kondisi ini dinilai rawan jika masyarakat lengah dalam memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan," katanya.
Ia menegaskan, masyarakat perlu melakukan langkah antisipasi sederhana namun penting, seperti memastikan kompor dalam keadaan mati, mencabut colokan listrik yang tidak digunakan, serta mengunci pintu dan jendela rumah dengan baik.
BACA JUGA: Syarif Pasha Optimistis Produksi Minyak 2026 Lampaui Target APBN
"Hal-hal kecil seperti ini sering dianggap sepele, padahal sangat berpengaruh dalam mencegah terjadinya kebakaran maupun tindak kejahatan," ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, selama Ramadan tahun ini telah terjadi dua kasus kebakaran di wilayah Kecamatan Muara Sabak Timur. Peristiwa pertama terjadi pada 20 Februari 2026 di RT 02 Dusun 03 Parit Cacok, Desa Kota Raja. Dalam kejadian tersebut, satu unit rumah warga dilaporkan hangus terbakar.
BACA JUGA: Viral 1.000 Dus Minyakkita di Rumah, Lurah : Itu Milik Istri, Bukan Terkait Jabatan
Selang beberapa hari, tepatnya pada 23 Februari 2026, kebakaran kembali terjadi di RT 01 Dusun Palapa Parit 3, Desa Lambur Luar. Kali ini, sebanyak tiga unit rumah warga dilaporkan ludes dilalap si jago merah.
"Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kedua peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materiil bagi para korban. Pemerintah daerah pun berharap kejadian serupa tidak kembali terulang," tegasnya.
Gustin menambahkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya pencegahan kebakaran, terutama selama Ramadan. Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar.
"Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Kewaspadaan bersama menjadi kunci utama untuk meminimalisir risiko kebakaran," pungkasnya.(lan)
