MUARABULIAN, Tim Kelompok Kerja (Pokja) Kementrian Perekonomian RI mengagumi proses penanganan konflik yang dilakukan oleh tim terpadu Batanghari. Bahkan, tim pokja mengakui akan menyandingkan proses penanganan konflik di Batanghari dengan daerah lain. Hal tersebut dikatakan Ketua rombongan Pokja Kementrian Perekonomian RI, Yusuf SH MH, kemarin.

Dikatakan Yusuf, saat ini mereka sedang menyusun rencana untuk membuat SOP tentang penanganan konflik. Agar ada proses baku yang dijadikan pedoman dalam setiap penyelesaian persoalan di masyarakat.

Dalam sesi pemaparan di hadapan tim terpadu Pemkab Batanghari, dirinya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh tim terpadu Batanghari. Sehingga dalam waktu setengah tahun sudah mampu menyelesaikan dan memperoses perkara sebanyak 23 kasus.

“Kami tidak menyangka tim terpadu Batanghari bisa menyelesaikan banyak konflik di Batanghari yang sifatnya multi dimensi seperti itu,”ujarnya.

Diakui Yusuf, tujuan kedatangan tim Pokja kementrian Perekonomian ini untuk melacak proses dan kemampuan tim terpadu Batanghari dalam menangani konflik. Setelah itu, proses yang lakukan di Batanghari ini akan disandingkan dengan tim dari daerah lain. Selanjutnya akan diformulasikan dalam bentuk Standar Operasional Prosedur (SOP) tim terpadu dalam menangani konflik.

Sementara itu, Kapolres Batanghari selaku wakil ketua tim terpadu memaparkan tentang jumlah tahapan yang telah mereka lakukan. Hingga pertengahan tahun 2013 ini, sebanyak 23 kasus sudah ditangani dan sebagian sudah diputuskan dan sebagian lainnya masih dalam proses.(sumber: jambi ekspres)

TAGS

Komentar

Berita Terkait

Polres Batanghari Berhasil Amankan BBM Ilegal 8,2 Ton

Pelantikan DPRD Batanghari Diwarnai Unjuk Rasa

Tak Kembalikan Mobnas, Dewan Tak Dapat Uang Jasa

Besok 35 Anggota DPRD Batanghari Dilantik

Mahdan Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Batanghari Sementara

Karang Taruna Rakel Blokir Jalan

Cabai dan Bawang Membubung

Rekomendasi




add images