Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) meminta seluruh perusahaan BUMN yang ada di Provinsi Jambi menggelar bazar pasar murah. Dia menegaskan, jika perusahaan khususnya BUMN harus menyalurkan dana CSR. Dana itulah yang nantinya disalurkan kepada masyarakat melalui pasar murah itu.

"Saya meminta perusahaan menggunakan dana CSR (gelar pasar murah, red. Saya mengingatkan seluruh BUMN untuk ikut berpartisipasi melakukan pasar murah. Kalau bisa dikantornya masing-masing atau tempat-tempat yang banyak masyarakat," ungkapnya usai membuka kegiatan pasar murah yang digelar TP PKK Provinsi Jambi, kemarin (17/7).

Pasalnya, kata dia, yang terpukul dengan harga sembako yang naik ini adalah masayarakat kota Jambi. "Kalau di desa mereka bercocok tanam, menanam cabai sendiri. Sudah kita interuksikan malahan (ke BUMN, red) dan ini akan kita pantau pelaksanaannya," tegasnya.

Menurut HBA, dalam beberapa pekan terakhir, sudah banyak pihak yang melakukan kegiatan pasar murah ini. Dalam waktu dekat, katanya, akan diadakan lagi pasar murah yang akan dilakukan oleh BKOW. "Mulai dari Bulog beberapa hari lalu. Ada DWP 3 hari dan disambung dengan PKK 3 hari, dan insya Allah beberapa hari lagi BKOW," ungkapnya.

Oleh karenanya, diharapkan semua ormas termasuk juga BUMN semua melakukan bazar pasar murah. Dalam rangka membantu masyarakat dengan harga yang relatif murah.

Dikatakannya, harga cabai di pasaran melejit. "Seperti cabai saya dengar Rp 35 ribu di pasar, padahal kemarin Rp 24 ribu. Memang kita tak tahu kok begitu, fluktuasinya tinggi sekali. Dan disini (pasar murah, red) cabai Rp 30 ribu kalau tidak salah tadi," katanya.

"Kebahagiaan saya, masyarakat bisa memanfaatkan momen ini. Mudah-mudahan ada terus kegiatan pasar murah ini. Mendekati lebaran nanti juga kita akan intervensi. Kita juga pantau terus setiap hari harga sembako itu," pungkasnya.


sumber: jambi ekspres

TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

PKL di Bungo Dirazia

Jadwal Ujian K2 Belum Diketahui

Rekomendasi




add images