iklan Simulasi penanggulangan bencana alam oleh TNI, Basanas, dan BPD Prov Jambi. (Foto: Aldi Saputra)
Simulasi penanggulangan bencana alam oleh TNI, Basanas, dan BPD Prov Jambi. (Foto: Aldi Saputra)
Pasca penggerebekan oleh Polresta Jambi beberapa hari lalu, suasana di kampung  Pulau Pandan, Kel Legok, Kec Telanaipura, Kota Jambi, pada Sabtu (20/09) sore  tampak biasa saja. Warga sudah menjalankan aktivitaS keseharian seperti biasa.

Kampung yang berada di pinggiran SUngai Batanghai ini kini dimanfaatkan anggota  TNI sebagai lokasi simulasi penanggulangan bencana alam. Simulasi melibatkan  375 personel dari tim TNI, Basarnas, dan Badan penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov Jambi. Kegiatan ini menjadi tontonan warga.
 
Kordinator Pelaksana Harian, Letkol (Inf) Rudi, saat dikonfirmasi mengatakan  simulasi bertujuan melatih anggota Korem agar siap dikerahkan ke tengah  masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.  

'Kita latih agar siap. Anggota kita 375 orang dan 75 pelatih', ungkapnya  kepada jambiupdate.com.

Pantauaan jambiupdate.com, para anggota TNI dan Basarnas melakukan simulasi  menolong warga yang tenggelam di Sungai Batanghari. Bantuan terhadap korban  diberikan dengan sigap menggunakan perahu karet.(*)  


Reporter : Aldi Saputra.
Redaktur : Joni Yanto.

Berita Terkait



add images