Ilustrasi
Ilustrasi
Persoalan lepasnya kepulauan Berhala ke Provinsi Kepri masih diributkan. Kemarin mantan Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin (ZN) dikabarkan emosi menanyakan persoalan itu ke Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA).  Peristiwa ini terjadi sesaat keduanya akan naik pesawat dalam penerbangan ke Jambi. Informasi yang dihimpun koran ini, peristiwa ini sendiri disaksikan para penumpang yang lain.

Hanya saja, persoalan ini dibantah oleh baik oleh ZN sendiri maupun HBA.

“Saya tidak bertengkar, info itu salah. Pak Hasif Syam juga ada disana waktu itu. Tidak ada yang namanya bertengkar. Karena bising, jadi suara agak keras hal yang biasa,’’ sebut ZN saat ditemui di Bandara STS Jambi, kemarin.

Dirinya mengakui memang menghampiri HBA. Lalu, bertanya soal alasan lepasnya Berhala seperti yang diributkan di koran.

‘’Itu waktu masih di terminal, saat mau masuk ke pesawat,” ujarnya.

Diterangkannya, saat dihampiri, HBA mengakui dirinya baru saja pulang dari umroh. “Lalu saya tanya sama beliau, kenapa heboh di koran dan TV mengatakan kekalahan itu (pulau Berhala, red) sudah stadium 4 karena ada pembelian tanah di Berhala. Kenapa begitu ?,” katanya menirukan sebelum kejadian.

Karena menurut bang Zul- panggilan akrab ZN, keputusan kalah dalam hal sengketa Berhala tak sedikitpun menyinggung soal pembelian tanah disana. ‘’Pembelian itu memang ada. Hanya saja bukan penyebab kalahnya kita,” tegasnya.  

Hanya saja, menurut ZN,  saat itu HBA menyampaikan bahwa hal tersebut berdasarkan informasi dan fakta yang diketahui HBA. Ditanya apakah ada komunikasi lanjutan ? Dia mengatakan, tak ada janji pertemuan apa-apa. Ditanya, kenapa HBA tak jadi berangkat berbarengan dengan dirinya? Dirinya mengaku tak tahu. “Saya tak tahu kenapa tak jadi berangkat. Apakah ada acara mendadak atau bagaimana dia tidak jadi berangkat bisa saja,” ungkapnya.

Yang jelas, menurut dia, saat dipertanyakan soal Berhala, HBA, katanya, tak banyak menjawab. “Dia mengatakan,  pulau Berhala lepas itu perlu dipahami dan dia tak menyalahkan siapa-siapa,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ir H Syahrasaddin MSi membantah jika terjadi pertengkaran antara Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) dengan mantan Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin. ''Tidak ada pertengkaran. Yang ada hanya pak Zul bertanya ke pak Gubernur terkait Pulau Berhala,'' kata Syahrasaddin.

Menurutnya, jika ada informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat soal pertengkaran itu adalah tidak benar. ''Saya pastikan berita itu tidak benar. Hanya ada komunikasi antara keduanya,'' tukasnya.

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus turun dari pesawat sekitar pukul 17.15 WIB, kurang mau berkomentar terkait pertengkarannya dengan ZN.

Saat diwawancarai oleh wartawan di Bandara Sultan Thaha Syaifudin kemarin (21/3) HBA membantah adanya pertengkaran dirinya dengan Zulkifli Nurdin.  “Tidak ada apa-apa, kita hanya diskusi biasa saja, Pak Sekda ada kok sebagai saksinya, ” katanya.

Sementara itu mantan wakil ketua DPR Provinsi Jambi Soewarno Soerinta kemarin (21/3) mengatakan bahwa Zulkifli Nurdin ada selsisih paham dengan Gubernur, “Pak Sekda mengatakan kepada saya bahwa Zulkifli Nurdin ada selisih paham dengan Gubernur”, katanya.

Ditambahkan Soewarno bahwa dirinya menyayangkan adanya kejadian tersebut, “Kalau mau berdiskusi seharusnya jangan disana, di Jambi kan hotel banyak, silahkan berdiskusi disana”, tambahnya. (sumber: jambi ekspres)

TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

Instalasi PDAM Perhatian Gubernur

Jambi Masih Berpotensi Hujan

Rekomendasi




add images