iklan Aksi demontrasi paska penandatanganan ikrar penutupan lokalisasi
Aksi demontrasi paska penandatanganan ikrar penutupan lokalisasi

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Pasca dilakukan ikrar rencana penutupan lokalisasi pagi ini (15/09), sejumlah orang mendatangi DPRD Kota Jambi. Mereka kembali mendesak dewan membentuk pansus untuk meninjau ulang perda nomor 2 tahun 2014 soal kegiatan pelacuran.

Mereka menolak rencana Pemkot untuk menutup lokalisasi, khususnya pucuk. "Kami mendesak Pemkot dan DPRD bentuk pansus untuk meninjau ulang Perda ini. Walikota jangan semena-mena. Kami cuma cari makann. Walikota jangan merasa besar diri," kata Yoga, salah satu pendemo dalam orasinya.

Dia meminta Legislatif dan Eksekutif bertanggung jawab atas konflik horizontal yang dinilai mereka sudah dibuat Pemkot dan Dewan. "Kenapa dewan hanya diam, apa anggota DPRD takut dengan Walikota. Kalau takut sama Walikota untuk apa anggota dewan dipilih. Kalian wakil rakyat. Bubarkan saja," tambahnya.

"Walikota jangan sesuka hati menindas. Banyak tempat lain seperti Primadona, Hawai mereka cari kaya, kita cuma cari makan. Kami minta keadilan, kenapa tiba-tiba Perda datang mau menutup tempat kami, kami cuma cari makan," sebutnya lagi.

(wsn)

 


Berita Terkait



add images