iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, MUARASABAK Selama tahun 2014, tercatat Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Tanjabtim mengeluarkan sebanyak Rp 815.560.000 zakat. 

Menurut Ketua Bazda Tanjabtim, Sutjipto, pengeluaran Bazda ini diperuntukan bagi korban perang di jalur Gaza sebesar Rp 50 juta. Salah satu dana Bazda yang telah disalurkan, yakni bantuan bagi korban perang di jalur gaza sebesar Rp 50 juta. Besaran dana bantuan ini merupakan terbesar se Provinsi Jambi, jelasnya kepada jambiupdate.com.

Dikatakannya, di samping itu ada juga bantuan kepada Madrasah Diniyah Nurul Watan di Desa Pangkal Duri di Kecamatan Mendahara sebesar Rp 20 juta. Penyaluran bantuan untuk madrasah diniyah ini, dikarenakan kondisi bangunan  yang sangat memprihatinkan.

Boleh dibilang kondisi madrasah saat itu, hanya tinggal menunggu waktu roboh saja. Karenanya kami berikan bantuan, sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan agama di madrasah, paparnya.

Setelah itu terdapat bantuan sejumlah dana bagi ratusan fakir miskin, fisabilillah, dan anak yatim yang tersebar di 11 Kecamatan juga telah terlealisasi. Untuk setiap fakir miskin dan fisabilillah mendapat dana sebesar Rp 250 ribu per orang, untuk anak yatim yang kurang mampu mendapat dana bantuan sebesar Rp 150 ribu per orang.

Setiap Kecamatan jumlah fisabilillah, fakir miskin dan anak yatim kami pukul rata. Untuk fisabilillah ditiap Kecamatan berjumlah 20  orang, fakir miskin 150 orang, dan anak yatim kurang mampu di tiap Kecamatan sebanyak 30 orang, tukasnya. (yos)


Berita Terkait



add images