JAMBIUPDATE.COM, SAROLANGUN Komisi III DPRD Sarolangun menyarankan agar warga Desa Pemuncak, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG) tidak menolak pembangunan bendungan Batang Asai. Sebaliknya bisa berpikir positif, rasional dan tetap kooperatif untuk memberikan peluang pada pemerintah supaya bisa meneruskan pembangun bendungan Batang Asai.
Pasalnya, dengan dibangunkannya bendungan, maka kedepannya akan mampu mengaliri sawah masyarakat seluas 5 ribu hektar. Sementara itu, pembangunan bendungan Batang Asai yang akan dibangun tersebut merupakan salah satu kesempatan untuk mendapatkan keberuntungan bagi desa Pemuncak, Kecamatan CNG dan Kabupaten Sarolangun umumnya.
"Secara rasional, kami pikir untuk membangun bendungan dengan menelan dana sekitar Rp 200 Milyar lebih, tidak akan mampu dibiyai dari APBD Sarolangun. Dengan adanya program dari pusat tersebut dinilai salah satu peluang emas yang bisa dimanfaatkan bagi masyarakat," kata Ketua Komisi III DPRD Sarolangun, Tantowi Jauhari.
Dikatakannya, jika pembangunan bendungan Batang Asai dibangun, hal ini dinilai tidak ada kerugian dan mudarat bagi masyarakat setempat. Sebab, tim sudah melakuan survey dan mengkaji sebab dan akibat terhadap pembangunan bendungan. Secara tekhnis maupun perencanaan pembangunan bendungan, tentu saja dikonsep secara matang.
"Masyarakat jangan khawatir, bila pembangunan bendungan dibangun. Masyarakat juga jangan mudah terkontamidasi oleh isu yang negatif. Yakinlah, pemerintah tidak akan mungkin membuat bencana bagi masyarakat, tapi akan membuat kesejahteraan bagi masyarakat," jelasnya.
(feb)
