iklan ilustrasi
ilustrasi

 

 

JAMBIUPDATE.COM, BANGKO- Sarbin (50), warga Desa Kota Raja Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangin tewas diterkam harimau Kamis (5/4) sekira pukul 10.00 WIB di Tambora, Unit 7 Kuamang Kuning, Kabupaten Tebo.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Camat Tabir Ilir Yunus, dari informasi yang didapatnya dari warga yang ikut menjemput mayat korban, kejadian ini bermula saat korban yang keseharian merupakan buruh sadap karet milik H Asman warga Kecamatan Tabir Ilir, berangkat dari rumah untuk memotong parah di kebun karet yang berada di wilayah Kuamang Kuning Kabupaten Tebo.

Saat itu, korban tidak berangkat sendiri, melainkan berdua bersama rekannya. Seperti biasa, korban menyadap karet dan tidak memiliki firasat apa apa.

       Namun naas, tanpa disadari korban, tak jauh dari tempat korban menyadap karet, ada seekor harimau yang terus memantau gerak gerik korban. Saat sedang menyadap karet itu, diduga harimau langsung menerkam korban dari belakang.

       Sontak korban berteriak minta tolong dan melakukan perlawanan seadanya. Teriakkan korban itu didengar rekannya yang tak jauh dari lokasi tempat korban memotong karet. Rekan korban langsung berlari menuju arah korban.

       Namun saat itu rekan korban melihat ada harimau yang sedang menerkam korban. Rekan tersebut langsung berteriak minta tolong, dan rekan rekan lainnya langsung berkumpul dan berusaha menolong korban.

Naas, terkaman harimau tersebut membuat korban tidak bisa ditolong lagi. Nyawa korban tidak bisa diselamatkan lagi, dan korban langsung dibawa pulang oleh rekan rekan satu kerja.

 Saat kejadian korban sedang melakukan aktifitas rutin sebagai penyadap karet, bersama temanya, namun seiring perjalalan waktu sekira jam 10.00 WIB, teman korban mendengan terikkan, kemudian teman korban menghampiri lokasi korban, maka terlihat korban sedang di terkam oleh harimau, cerita Yunus.

Dikatakan Yunus, untuk saat ini jenazah korban sudah dimakamkan di Desa Kota Raja, dan sudah diurus oleh pihak keluarga dan si pemilik kebun karet tempat korban bekerja.

Jenazah korban saat ini sudah dimakamkan, diurus oleh warga dan si pemilik kabun karet yang di sadap oleh korban, bebernya. (zen/kas)


Berita Terkait



add images