iklan

 

 

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Salmiah (29) serta dua kakak beradik Kasmiati (29) dan Harniati (20), ternyata menjadi korban perdagangan manusia atau traficking. Ketiganya berasal dari Nusa Tenggara Timur.

 

Ž"Kami lari dari penampungan di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Untung kami diselamatkan warga disana," ujar Salmiah, kepada wartawan, Sabtu (20/3) di Terminal Alam Barajo.

 

Diakuinya, sebelum dikirim ke Medan, mereka dibuatkan Kartu Tanda Penduduk Fiktif. Hanya saja, saat dibuatkan, ketiganya tidak mengetahui kegunaannya. Karena ingin mendapatkan pekerjaan, perempuan ini mengikuti permintaan dari penyalur.

 

"Semuanya diubah, mulai nama, alamat dan tanggal lahir," akunya. 

 

Ketiga perempuan yang tiba di Terminal Alam Barajo, Sabtu (21/3) pagi, meminta untuk dipulangkan ke kampung halamannya di NTB.

 

"Cuma ingin pulang dan kumpul dengan keluarga," pintanya. (pds)


Berita Terkait