JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO - 30 orang santri Pondok Pesatren Diniyah milik Yayasan Al Azhar Bungo yang berada di Kelurahan Candika Kecamatan Rimbo Tengah, Senin (23/3) diduga keracunan makanan.
Salah seorang wali santri, Aprizal, saat dikonfirmasi jambiupdate.com, menyebutkan kejadian bermula saat puluhan santri berniat menunaikan puasa sunah. Dikarenakan tidak dijatah nasi untuk makan sahur, maka para santri memakan nasi yang ada.
Diduga nasi tersebut sudah basi karena sudah bermalam. Akibatnya, sekitar pukul 10.00 pagi puluhan santri mengalami pusing dan muntah-muntah.
Saya sangat kecawa dengan pihak pesantren, puluhan santri yang diduga keracunan tidak dibawa kerumah sakit, namun hanya disuruh istirahat di asrama, ucap Aprizal dengan nada kesal.
Saat di tanyakan kepada seorang santri yang tidak mau disebutkan namanya, ia mengakui kalau para santri mengalami pusing dan muntah-muntah setelah makan nasi yang sudah bermalam tersebut.
Memang benar pak, kami dan kawan-kawan pusing dan muntah setelah makan nasi pakai sambal telor semalam, ucapnya, Senin siang.
(hnd)
