JAMBIUPDATE.COM, JAMBI-Salah seorang mahasiswa yang terluka saat menggelar aksi menolak kenaikan BBM dan turunnya nilai tukar rupiah di Simpang Bank Indonesia (BI) ternyata aktivis dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Jambi.
Ketua KAMMI Jambi, Dedi Jufriadi, mengatakan, tuntutan awal mereka ingin menyampaikan bahwa Jokowi gagal memimpin Negara, namun terjadi insiden, salah satu temannya mengalami luka bagian kepala, setelah dipukul polisi.
Oleh karenanya, mahasiswa KAMMI akan melakukan tuntutan dan akan melapor ke Propam Polda Jambi, pungkasnya. (cok)
