iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO Ratusan Warga Dusun Rantau Pandan, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, Minggu (6/7) sekitar pukul 17.30 WIB, menghadang 7 unit mobil angkutan batu bara PT.KBPC milik Samsudin Ibrahim (Pak Wo).

Informasi yang berhasil dihimpun jambiupdate.com, peristiwa ini terjadi karena para supir yang tidak mengindahkan peringatan warga agar tidak melewati jalan di desanya untuk mengangkut batu bara.

Akhirnya, 7 mobil pengangkut batu bara tersebut dihentikan di dekat lapangan bola kaki Dusun Rantau Pandan, hingga akhirnya berujung lemparan batu. Dalam kejadian tersebut 4 mobil kacanya pecah akibat lemparan batu oleh masyarakat yang emosi.

"Sebelumnya warga sudah berulang kali mengingatkan para supir agar jangan lagi melewati jalan dusun ini bang, namun peringatan itu tak pernah diindahkan, para supir tetap saja lewat jalan dusun. Maknya kami emosi." Ucap Rahman (28) salah satu warga Dusun Rantau Pandan, Senin (6/7).

Terpisah, Kapolsek Rantau Pandan, IPTU Herdis membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakannya, sudah dilakukan mediasi, namun hasilnya belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Mediasi akan dilanjutkan lagi Rabu (8/7) guna mencari solusi yang terbaik. Saat ini, 7 unit mobil angkutan batu bara dititipkan di Polsek Rantau Pandan.

Tadi sudah dilakukan mediasi, namun hasilnya belum ada kesepakatan. Mediasi akan dilanjutkan lagi Rabu (8/7), tutupnya.

(hnd)

 

 

 

 

 

 


Berita Terkait