JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Nyawa Helfiyanyo, supir mobil PT Palma Abadi, berakhir secara tragis di tangan para perampok, yang membawa lari uang milik kantornya senilai Rp1,5 Miliar.
Dari hasil visum dan keterangan para pelaku, korban dihabisi dengan cara ditembak dengan senjata api rakitan.
"Korban ditembak dari dada kanan kemudian peluru bersarang dibawah susu dan pecah disana. Itu salah satu penyebab kematian," ujar Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Irawan David Syah, saat mendampingi Kapolda Jambi dalam pres release, Senin (13/7).
Tersangka dalam kasus yang sempat menghebohkan Jambi ini adalah JHN, JM, IRV, JUN, dan EFN. Diketahui otak pelaku merupakan JHN selaku Manajer di PT Palma Abadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jumat (10/7) ditemukan sosok mayat laki-laki di RT 23 Kelurahan Rawasari Kecamatan Kotabaru. Korban sudah memusuk di dalam mobil Toyota Hilux putih BH 9896 AP. Mayat itu diketahui adalah Yanto.
Sebelum penemuan mayat itu, Rabu (9/7) malam, pihak PT Palma Abadi melapor ke Polda Jambi, terkait keberadaan supir perusahaan mereka yang tidak diketahui keberadaannya.
Sementara, karyawan lainnya, yakni Johan ditemukan warga dan polisi di semak-semak di daerah Petaling, Kabupaten Muarojambi. Diketahui juga, supir dan karyawan ini membawa uang lebih dari Rp1,5 miliar dan raib dibawa para perampok. (pds)
