iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Sebagai satu-satunya jembatan untuk menuju perkebunan dan Tempat Pemakaman Umum (TPU), jembatan Parit 7 yang terletak di RT 5 RW 5 Kelurahan Nipah Panjang II Kecamatan Nipah Panjang kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Jembatan ini hanya berkonstruksi kayu, sehingga saat terjadi kerusakan warga memperbaikinya secara swadaya. Warga berharap jembatan ini untuk dapat dibangun secara permanen.

Iwan warga yang melintas, warga sudah sejak lama mengharapkan agar jembatan dibuat konstruksi besi, tidak lagi menggunakan konstruksi kayu.
"Tapi sampai saat ini belum ada tindakan dari dinas terkait untuk mengganti konstruksi jembatan," keluhnya, Rabu (18/5).

Warga yang melintas jembatan pun tidak bisa melewati beramai-ramai. Pasalnya kondisi jembatan sudah tidak memungkinkan dilalui orang banyak. Beberapa bagian jembatan pun sudah banyak yang mengalami kerusakan.

"Dari awal memang pembangunan jembatan hanya menggunakan konstruksi kayu," terangnya.
Sementara, Camat Nipah Panjang, Saparuddin menambahkan, usulan pembangunan jembatan menggunakan konstruksi besi sudah sering diajukan melalui Musrenbang Kecamatan.
"Tapi tetap saja masih belum dapat diakomodir. Tahun 2017 juga belum dapat diakomodir," jelas Camat.
Pihaknya selama ini telah mengakomodir keinginan masyarakat, dari tidak adanya jembatan lalu dibuat jembatan walaupun hanya menggunakan konstruksi kayu. Saat ini semua kembali ke dinas terkait. (yos)


Berita Terkait



add images