JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Revitalisasi dan pembangunan asrama haji Jambi yang dianggarkan melalui APBN sebesar Rp 57,6 Miliar terancam molor. Pasalnya, hingga kontrak kerja pelaksanaan terhitung 25 Juli lalu, pelaksanaan baru 18 persen. Sedangkan habis masa kontrak 31 Desember mendatang. Artinya masih ada tersisa waktu pengerjaan dua bulan lagi.
Baru struktur lantai, kini baru mengerjakan balok lantai tiga, kata Renol, pihak Guna Karya Nusantara (perusahaan pelaksana), Kamis (14/10). Setelah mengerjakan struktur lantai tiga, kata Renol, akan membangun lantai dasar dan memasang titik pancang.
Ada 82 titik pancang yang kita pasang, yang belum kita pasang itu hanya 30. Jika kita pakai dua alat berat, ini akan selesai 5 hari, akunya.
Meski baru 18 persen, Renol yakin revitalisasi dan pembangunan asrama haji Jambi ini akan selesai Desember mendatang. Karena dikerjakan siang dan malam, dengan 105 tenaga kerja. Insa Allah tekejar, kita usahakan, janjinya.
Dia mengakui agak sedikit terlambat, karena ada masa transisi tenaga kerja yang tidak produktif yang diberhentikan beberapa waktu lalu. Palingan baru setengah bulan, sekitar 65 orang yang kita berhentikan, kita datangkan lagi dari Jawa, akunya. (fth)
