iklan dr Maulana, staf pengajar Akbid Jakarta Mitra Sejahtera dan BEM Kesehatan se-Kota Jambi.
dr Maulana, staf pengajar Akbid Jakarta Mitra Sejahtera dan BEM Kesehatan se-Kota Jambi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Saat ini angka masyarakat yang terkena HIV/AIDS sudah sangat menghkawatirkan. dr. Maulana mengungkapan, untuk penderita penyakit ini sudah menyasar generasi muda. Menurutnya, untuk terhindar dari HIV/AIDS, maka generasi muda harus membentengi dengan memperdalam ilmu agama.

"Insya Allah dengan memperdalam ilmu agama, maka dapat terhindar dari HIV/AIDS," terang Maulana saat dikonfirmasi usai Peringatan Hari HIV/AIDS Sedunia di Akbid Jakarta Mitra Sejahtera, yang dihadiri oleh seluruh BEM Kesehatan se-Kota Jambi belum lama ini.

Dikatakannya, individu yang terjangkit HIV/AIDS dapat ditularkan melalui tranfusi darah dari orang yang terinfeksi, pemakaian alat bantu seks secara bersama atau bergantian, memakai jarum, suntikan dan perlengkapan menyuntik lain yang sudah terkontaminasi.

"Dan penularan dari ibu kepada bayi pada masa kehamilan, ketika melahirkan atau menyusui. Cara terbaik untuk mencegah HIV/AID adalah dengan melakukan hubungan seks secara aman atau terikat perkawinan dan tidak pernah berbagi jarum, serta perlatan menyuntik apapun yang beresiko terinfeksi HIV/AIDS," paparnya.

Disampaing itu, lakukan sesuatu dengan yang bernilai positif, seperti melakukan olah raga, bhakti sosial atau kegiatan kemanusiaan lain. Dengan cara ini diharapkan dapat terhindar dari HIV/AIDS.

"Banyak cara positif untuk membentengi diri dari Narkoba dan seks bebas," urainya.

Kepada individu yang sudah terinfeksi HIV/AIDS, lanjutnya, untuk tidak dikucilkan. Tapi harus diberikan support agar dapat melewati penyakit tersebut.
"Berikan dukungan untuk bertahan hidup, jangan malah dikucilkan," tandas Maulana. (yos)


Berita Terkait



add images