iklan Foto bersama para ustad di sekolah dasar insan madani jambi.
Foto bersama para ustad di sekolah dasar insan madani jambi.
JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Suasana syahdu di pagi yang tenang itu seolah selaras dengan perasaan gembira para kaum jamaah yang melaksanakan sholat idul adha di SD Insan Madani Jelutung.
 
Kesunyian suasana ini perlahan pecah dengan isak tanggis para jamaah yang terbawa suasana menyadari kehambaan selaku manusia ketika mendengarkan khutbah dr. H. Maulana, MKM.
 
Dalam khutbahnya, pemilik yayasan Insan madani tersebut menyampaikan inspirasi haji bagi pribadi muslim dalam mewujudkan masyarakat madani.
 
"Hakekat haji itu adalah kepatuhan mengosongkan hati dan pikiran dari mengingat selain sang khalik dengan kodrat dan iradatnya, serta mengharap syafaat dari rasullulah, kita tinggalkan kampung halaman, harta benda, anak istri dan lain - lainnya semata - mata mengharap ridho Allah SWT," ujarnya.
 
Selanjutnya, dr. Maulana mengatakan sebagai seorang jamaah haji harus membekali diri dari kesabaran, keimanan, keikhlasan, istikomah dan ketaatan.
 
Sikap inilah menurut ketua Majelis Wilayah (MW) Kahmi provinsi Jambi ini yang menjadi pilar terbentuknya masyarakat madani dalam kehidupan sehari - hari, penopang tatanan sosial bagi kehidupan sejahtera dan demokratis.
 
Khotbah dr. Maulana ini dinilai jamaah sangat mengugah kesadaran, seperti yang di akui hj. Rohani yang mengaku cukup berkesan dengan materi khutbah maulana.
 
"Lepas dari keegoan saya selaku pribadi, saya seolah tersadar bahwa ada kewajiban sosial kita di masyarakat yang terkadang jarang saya lakukan. Disinilah pak Maulana mengingatkan makna kurban dalam menyembelih ego kehidupan," katanya.
 
Bahkan, wanita yang berprofesi sebagai guru TK terlihat menyeka air matanya karena suasana bahagia Idul adha dan khutbah yang mencerahkan dari dr. Maulana. (*/wan)

Berita Terkait