Petani kentang asal Kerinci yang akan memasarkan kentang tanaman mereka. Foto : Gusnadi / Jambiupate
Petani kentang asal Kerinci yang akan memasarkan kentang tanaman mereka. Foto : Gusnadi / Jambiupate

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI- Harga cabai merah dan kentang di Kerinci dan Sungai Penuh, beberapa pekan terakhir terjadi kenaikan. Hal tersebut membuat petani di Kerinci raup rezki dari hasil Kentang dna Cabai setelah sebelumnya harga sempat anjlok.

Seperti cabai merah sebelumnya Rp 20 ribu per kilogram. Namun dalam dua hari ini, naik menjadi Rp 65 ribu per kilogram. Begitu juga kentang, sebelumnya hanya Rp 2.000 sampai Rp 4.000 perkilo, saat ini naik menjadi Rp 9.000 perkilonya.

Bahkan di pasar-pasar tumpah yang ada di desa-desa, harga cabai lebih mahal lagi. Mulai Rp 65 ribu hingga Rp 70 per kilogramnya. Sementara Kentang, mencapai Rp 10.000.

Menurut Informasi mahalnya harga cabai di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh, salah satunya disebabkan minimnya pasokan dari petani.

Sementara Kabid Perdagangan Disperindagkop Kerinci, Taufik, mengaku persoalan ini dipengaruhi oleh permintaan yang dari Luar daerah tinggi.

"Sebenarnyo produksi kita masih normal. Karenanya, saya menghimbau kepada pedagang untuk mengstabilkan harga cabai dan kentang yang terjadi kenaikan saat ini, tandasnya. (adi)


Komentar

Rekomendasi




add images