"Memang kita akui bahwa penggunaan media sosial oleh prajurit TNI dan keluarganya, sedikit banyak telah membantu meningkatkan pemahaman masyarakat dunia tentang TNI, pada saat yang sama pemanfaatan medsos oleh prajurit TNI juga dapat meningkatkan kepekaan, kepedulian dan wawasan prajurit terhadap perkembangan dinamika situasi di seantero dunia, namun karena sifatnya yang terbuka dan merupakan ruang publik yang mudah diakses siapa saja, jika tidak dilakukan dengan benar, cermat dan waspada, maka penggunaan media sosial juga dapat membawa hal buruk, bahkan membahayakan bagi diri pribadi maupun satuan," ujar Danrem.
Lebih lanjut Danrem mengungkapkan bahwa permasalahannya bukan kenapa dan bagaimana kita menggunakan media sosial tetapi bagaimana kita memanfaatkan media sosial secara tepat dan bijak. Tidak ada larangan penggunaan media sosial oleh prajurit dan keluarganya. Tetapi pastikan pemanfaatan media sosial membawa manfaat positif dan konstruktif bagi kita semua,
