JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Kota Jambi dan sekitarnya diguyur hujan. Banjir tentu menjadi kewasapadaan bagi daerah rawan di Kota Jambi, terutama daerah rendah yang saluran drainasenya kurang baik.
Terlebih banyak sedimentasi. Untuk itu, Pemerintah Kota Jambi saat ini mulai memformulasikan penanganan 19 titik banjir yang ada di Kota Jambi.
Kabid SDA Kota Jambi, Yunius mengatakan, pada tahun 2019 ini pihaknya sudah menyelesaikan empat titik banjir. “Itu sudah kita laksanakan pada anggaran APBD-P 2019 kemarin,” kata Yunius.
Dia menambahkan, pada tahun 2020 nanti, pihaknya akan menyelesaikan 6 titik banjir dengan anggaran Rp 26 miliar, dengan pola mengganti bangunan air, seperti box culvert, tebing-tebing sungai primer.
“Kita utamakan saluran primer dulu. Lalu kita juga sudah lakukan normalisasi pembersihan sungai. Karena kondisi saluran yang ada itu memang sudah lama tidak pernah tersentuh, baik itu pelebaran, pembersihan dan lainnya,” ujarnya.
Pemerintah berupaya menyelesaikan titik banjir dari hulu hingga hilir. Dia mencontohkan seperti Sungai Kenali Besar dan Kenali Kecil. Pemerintah juga mengganti box jembatan dan lainnya.
“Sungai Selincah juga sudah dibantu oleh SDA Provinsi Jambi, juga sudah kita lakukan normalisasi. Kemudian Tembuku juga akan kita kerjakan pada tahun selanjutnya. Jadi kita sudah melebihi target titik banjir pada tahun 2020. Kami janji 7 tapi kami upayakan bisa 11 titik,” katanya. (hfz)
