iklan Dinas Perhubungan Provinsi Jambi saat melakukan uji coba koridor dua, Sengeti-Bandara STS Jambi, akhir 2019 lalu.
Dinas Perhubungan Provinsi Jambi saat melakukan uji coba koridor dua, Sengeti-Bandara STS Jambi, akhir 2019 lalu. (Dok Jambiupdate)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Dinas Perhubungan Provinsi Jambi mengajukan 30 armada calon Bus Rapit Transit (BRT) Transiginjai untuk tahun 2020 ini. Bus ini diproyeksikan untuk menambah 10 bus yang telah beroperasi di dua koridor yang telah ada.

Namun, hasil keputusan dapat tidaknya bus ini sedang menunggu evaluasi bus yang mangkrak di Provinsi lain oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra, melalui Kabid Pengembangan Jaringan Transportasi, Bambang Budiharjo.

Kata Dia, Kemenhub saat ini memang sedang melakukan evaluasi bus bantuan yang mangkrak di Provinsi lain. "Ini yang pengadaan dua tahun lalu, dievaluasi mana yang tidak dioperasikan akan ditarik, dan akan diperbantukan kepada Provinsin lain yang aktif," jelasnya.

Berkaca dari tahun lalu, Dishub juga mengajukan puluhan bus, namun, yang didapat hanya 5 BRT. Mengenai hal ini Bambang menyebut pihaknya hanya mengajukan dan keputusan akhir ada di Kemenhub.

Untuk 30 bus sendiri nantinya diproyeksikan untuk menambah 5 bus masing-masing dikoridor satu dan dua. "Jadi idealnya 1 koridor (trase/rute) harusnya ada 10 minimal, dan kalau usulan tembus maka akan lengkap 4 koridor," katanya. (aba)


Berita Terkait



add images