Pembunuh janda di Tebo dihadiahi timah panas karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap.
Pembunuh janda di Tebo dihadiahi timah panas karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap. (Munasdi / Jambiupdate)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Kasus Tewasnya seorang janda, Suyanti (42) warga Desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Tebo akhirnya terungkap. Pelaku berhasil dibekuk saat melarikan diri di Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

BACA JUGA : Dihadiahi Timah Panas, Pembunuh Janda di Tebo Akhirnya Berhasil Dibekuk

Pelaku ialah Rusdi (42) warga Tanjung Raman, Kecamatan Arga Makmur, Kebupaten Bengkulu Utara yang tidak lain adalah pacar korban sendiri. Pelaku diringkus pada Rabu (8/1).

Wakapolres Tebo, Kompol Mamit Suargi saat dikonfirmasi Kamis (9/1), menyebutkan, jika motif pembunuhan tersebut ialah cemburu, pelaku cemburu terhadap korban Suyanti yang sudah lama menjalin hubungan asmara dengannya.

Dijelaskan Mamit, bahwa dari pengakuan pelaku ketika pada malam kejadian sempat menginap dirumah korban, dan pelaku cemburu karena malam itu korban ada menelpon dengan nada mesra dengan laki-laki lain dihadapan pelaku.

Selain itu, juga korban tiba-tiba membatalkan rencana pernikahan mereka yang telah lama mereka janjikan berdua. Dengan kejadian itu, timbul lah niat pelaku untuk membunuh korban yang diawali dengan merayu korban untuk berhungan intim dikamar korban.

Bahkan pelaku sempat meminta dibuatkan mie dan makan bersama setelah selesai menyetubuhi korban. Selesai makan mie bersama, pelaku kembali meminta berhungan intim dengan korban, disitulah pelaku melancarkan aksinya dengan mencekik korban dengan kabel charger HP hingga tewas. Setelah korban tewas, pelaku kembali lagi menyetubuhi korban.

"Tersangka mengakui perbuatannya, dirinya mengaku tersulut api cemburu ketika korban suyanti di telepon orang lain, saat itulah korban nekad menghabisi nyawa korban, sedangkan motor, Handpon dan sejumlah perhiasan milik korban, dijual di daerah Singkut, Kabupaten Sarolangun, " terang Mamit. (bjg)


Komentar

Rekomendasi




add images