iklan Gunung Bawakaraeng.
Gunung Bawakaraeng.

Kepala Dinas Pariwisata Gowa Andi Tenri Tahri menuturkan, kawasan tersebut masuk hutan lindung sehingga masih di bawah kendali Balai Konservasi SDA.

“Kami belum bisa berbicara banyak soal pengelolaan Gunung Bawakaraeng dan Lompobattang, karena masih wilayahnya Balai KSDA,sulit mengintervensi masuk,” katanya kepada FAJAR, Kamis, 19 Agustus.

Kecuali lanjut Andi Tenri Tahri, KSDA memberikan kewenangan pengelolaan kepada pemerintah daerah, maka tentu pengelolaan akan dibuat sebaik mungkin. Mulai membuat pembatasan, dan mekanisme dalam melakukan pendakian.

“Karena peristiwa meninggalnya tiga pendaki kemarin, dan hampir setiap tahun ada yang meninggal ini harus disikapi. Makanya, kami perlu duduk lagi bersama KSDA untuk menemukan solusinya,” ungkapnya.

Anggota DPRD Gowa Andi Lukman Dg Naba mengatakan, pengelolaan Gunung Bawakaraeng memang perlu dibahas. Sehingga daerah bisa bertindak dalam pengembangan sistem pengamanan mendaki gunung yang baik.

Dengan begitu, kabar duka dari Gunung Bawakaraeng yang hampir setiap tahun terdengar, bisa diatasi. “Sebaiknya memang dikelola pemerintah kalau mau baik dan bagus. Biar kayak gunung di daerah Jawa,” kata Ketua Komisi III DPRD itu. (ans/dni)


Sumber: www.fajar.co.id

Berita Terkait



add images