iklan  Ilustrasi demam berdarah
Ilustrasi demam berdarah ((google image))

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Wajo, drg Armin Adela, menjelaskan, inovasi Go Cantik bertujuan menjadikan Wajo sebagai kabupaten bebas jentik sehingga memiliki manfaat untuk masyarakat sehat, produktif, dan sejahtera.

Ada pun output-nya meningkatnya peran serta keluarga dan masyarakat dalam pencegahan demam berdarah dengue (DBD). Sementara outcome-nya meningkatnya angka bebas jentik di atas 95 persen, serta terbentuknya rumah tangga, perkantoran, sekolah, dan lingkungan bebas jentik.

“Tahapan rencana strategis kami laksanakan mulai dari pembentukan tim kerja, penyusunan modul Go Cantik, regulasi berupa Peraturan Bupati Go Cantik No. 126 tahun 2021 sampai tahap launching dan dan sosialisasi,” beber Armin.

Melalui Go Cantik, lanjutnya, pemerintah bisa bekerja sama para stakeholder termasuk pengusaha ikan hias/ikan cupang untuk mengurangi jentik di rumah atau perkantoran.

Mendukung program Go Cantik yang mengutamakan penggerakan masyarakat, Diskes bekerja sama dengan Dinas Informasi, Komunikasi, dan Statistik Wajo untuk memaksimalkan pelaporan berbasis android yang bisa langsung diakses melalui telepon seluler.

“Terima kasih kami ucapkan atas dukungan dari semua stakeholder, semoga inovasi Go Cantik ini menjadi salah satu program di Kementerian Kesehatan dan nantinya dapat diimplementasikan di seluruh indonesia,” tutupnya. (man)


Sumber: www.fajar.co.id

Berita Terkait



add images