JAMBIUPDATE.CO, TORAJA — Vaksinasi massal yang digencarkan pemerintah Kabupaten Toraja Utara (Torut) nampaknya belum merata dan timpang.
Seperti yang dirasakan dua dusun di desa Baruppu Parodo yakni dusun Parodo Salu Upe dan Parodo Guririk, sama sekali belum tersentuh akses vaksin. Salah satu kendalanya adalah wilayah yang sulit dijangkau.
“Kita ini sangat-sangat mau, tapi bagaimana kami menerima vaksin kalau jalan menuju ke desa saja rusak tidak bisa dijangkau pemerintah,” ujar salah seorang warga dusun Parodo, Marta Sapan Sampe, Senin, 6 September.
Dari ibu kota Toraja Utara, Rantepao, Dusun Parodo berjarak sekitar 40 hingga 50 kilometer. Struktur jalan yang berlumpur, membuat dusun ini sangat sulit diakses. Bahkan, saat musim penghujan tiba, dusun Parodo terisolir.
“Untuk pelayanan kesehatan saja kami sangat sulit. Bagaimana dokter mau masuk kalau jalannya semuanya becek. Kalau naik motor itu tidak bisa, harus dibantu didorong,” ungkap Marta.
